Selasa, 08 Oktober 2013

"Pengaruh Kenaikan Harga Kedelai pada Stabilitas Ekonomi Pengusaha Tahu dan Tempe di Indonesia"

Bahasa Indonesia
"Pengaruh Kenaikan Harga Kedelai pada Stabilitas Ekonomi Pengusaha Tahu dan Tempe di Indonesia"


Linda Prabandari
24211108
3EB02

UNIVERSITAS GUNADARMA
 DEPOK
2013

BAB I
PENDAHULUAN

 1.1    LATAR BELAKANG
Indonesia adalah negara yang berada diantara dua benua yaitu Benua Asia dan Benua Australia serta dua samudera yaitu Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Karena hal tersebut, Indonesia menjadi bagian penting bagi perekonomian dunia.
Posisi geografis Indonesia yang begitu strategis, hal ini dapat memberikan keuntungan yang besar kepada Indonesia. hal tersebut dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan dan kemakmuran bangsa Indonesia. Karena letaknya yang strategis, Indonesia menjadi persimpangan lalu lintas dunia, baik darat, udara, maupul laut. Indonesia juga bertetangga dengan banyak negara di Asia yang sedang menunjukan geliat pertumbuhan ekonomi yang luar biasa seperti China, India, dan Thailand. Selain itu, Indonesia berada pada titik persilangan perekonomian dunia dan perdagangan internasional, baik negara-negara industri maju maupun berkembang.  
Mengacu pada sektor pertaniannya indonesia yang termasuk negara agraris memiliki berbagai macam hasil bumi yang dapat dikonsumsi dan dimanfaatkan sebagai sumber pangan. Salah satu sumber pangan yang dapat dihasilkan dan diolah adalah kedelai.
Kedelai atau kacang kedelai adalah salah satu tanaman polong-polongan yang menjadi bahan dasar banyak makanan. Kedelai merupakan salah satu dari sekian banyak jenis makanan dan bahan makanan yang paling diminati di indonesia.
Dewasa ini terjadi penurunan nilai tukar rupiah yang pada akhrnya berpengaruh pada kenaikan harga berbagai macam bahan pangan dan kebutuhan lainnya, tak terkecuali kedelai.
Kedelai yang awalnya menjadi bahan makanan paling diminati karena harganya yang terjangkau untuk semua kalangan dan mudah dijumpai dimanapun mulai mengalami kenaikan harga yang signifikan dan sulit untuk dicari peredarannya di pasaran.
Kelangkaan kedelai mempengaruhi pada tingkat kesejahteraan pengusaha dan konsumen kedelai itu sendiri, bahkan ada beberapa pengusaha kedelai yang memutuskan untuk gulung tikar akibat kenaikan harga kedelai.
Oleh karena itu, tim penulis memilih judul "Pengaruh Kenaikan Harga Kedelai pada Stabilitas Ekonomi Pengusaha Tahu dan Tempe di Indonesia"

1.2       RUMUSAN MASALAH
1. Apa manfaat kedelai?
2. Bagamana proses pengolahan kedelai menjadi tahu dan tempe?
3. Apa pengaruh kenaikan harga kedelai terhadap stabilitas ekonomi pengusaha tahu tempe di Indonesia?

1.3       TUJUAN
1.      Mengetahui manfaat kedelai
2.      Mengetahui proses pengolahan kedelai menjadi tahu dan tempe
3. Mengetahui pengaruh kenaikan harga kedelai terhadap stabilitas ekonomi pengusaha tahu tempe di Indonesia.









BAB II
LANDASAN TEORI

2.1       DEFINISI
Kedelai, atau kacang kedelai, adalah salah satu tanaman polong-polongan yang menjadi bahan dasar banyak makanan dari Asia Timur seperti kecap, tahu, dan tempe. Berdasarkan peninggalan arkeologi, tanaman ini telah dibudidayakan sejak 3500 tahun yang lalu di Asia Timur.
Kedelai merupakan sumber utama protein nabati dan minyak nabati dunia. Penghasil kedelai utama dunia adalah Amerika Serikat meskipun kedelai praktis baru dibudidayakan masyarakat di luar Asia setelah 1910.
2.2       KEANEKARAGAMAN
Kedelai yang dibudidayakan adalah Glycine max yang merupakan keturunan domestikasi dari spesies moyang, Glycine soja. Dengan versi ini, G. max juga dapat disebut sebagai G. soja subsp. max. Kedelai merupakan tanaman budidaya daerah Asia subtropik seperti Cina dan Jepang. Sebaran G. soja sendiri lebih luas, hingga ke kawasan Asia tropik.
Kedelai adalah tumbuhan yang peka terhadap pencahayaan. Dalam pencahayaan agak rendah batangnya akan mengalami pertumbuhan memanjang sehingga berwujud seperti tanaman merambat.
Beberapa kultivar kedelai putih budidaya di Indonesia, di antaranya adalah 'Ringgit', 'Orba', 'Lokon', 'Davros', dan 'Wilis'. 'Edamame' adalah kultivar kedelai berbiji besar berwarna hijau yang belum lama dikenal di Indonesia dan berasal dari Jepang.
2.3       BAGIAN KEDELAI
Kedelai dikenal dengan berbagai nama: sojaboon (bahasa Belanda), soja, soja bohne (bahasa Jerman), soybean (bahasa Inggris), kedele (bahasa Indonesia sehari-hari, bahasa Jawa), kacang ramang, kacang bulu, kacang gimbol, retak mejong, kaceng bulu, kacang jepun, dekenana, demekun, dele, kadele, kadang jepun, lebui bawak, lawui, sarupapa tiak, dole, kadule, puwe mon, kacang kuning (Sumatera bagian utara) dan gadelei. Berbagai nama ini menunjukkan bahwa kedelai telah lama dikenal di Indonesia.
Kedelai merupakan terna dikotil semusim dengan percabangan sedikit, sistem perakaran akar tunggang, dan batang berkambium. Kedelai dapat berubah penampilan menjadi tumbuhan setengah merambat dalam keadaan pencahayaan rendah. Kedelai, khususnya kedelai putih dari daerah subtropik, juga merupakan tanaman hari-pendek dengan waktu kritis rata-rata 13 jam. Ia akan segera berbunga apabila pada masa siap berbunga panjang hari kurang dari 13 jam. Ini menjelaskan rendahnya produksi di daerah tropika, karena tanaman terlalu dini berbunga.
Biji
Biji kedelai berkeping dua, terbungkus kulit biji dan tidak mengandung jaringan endosperma. Embrio terletak di antara keping biji. Warna kulit biji kuning, hitam, hijau, coklat. Pusar biji (hilum) adalah jaringan bekas biji melekat pada dinding buah. Bentuk biji kedelai umumnya bulat lonjong tetapi ada pula yang bundar atau bulat agak pipih.
Kecambah
Biji kedelai yang kering akan berkecambah bila memperoleh air yang cukup. Kecambah kedelai tergolong epigeous, yaitu keping biji muncul diatas tanah. Warna hipokotil, yaitu bagian batang kecambah di bawah daun kecambah (kotiledon), ungu atau hijau yang terpaut dengan warna bunga. Kedelai yang berhipokotil ungu berbunga ungu, sedang yang berhipokotil hijau berbunga putih. Kecambah kedelai dapat digunakan sebagai sayuran (tauge).
Perakaran
Tanaman kedelai mempunyai akar tunggang yang membentuk akar-akar cabang yang tumbuh menyamping (horizontal) tidak jauh dari permukaan tanah. Jika kelembapan tanah turun, akar akan berkembang lebih ke dalam agar dapat menyerap unsur hara dan air. Pertumbuhan ke samping dapat mencapai jarak 40 cm, dengan kedalaman hingga 120 cm. Selain berfungsi sebagai tempat bertumpunya tanaman dan alat pengangkut air maupun unsur hara, akar tanaman kedelai juga merupakan tempat terbentuknya bintil-bintil akar. Bintil akar tersebut berupa koloni dari bakteri pengikat nitrogen Bradyrhizobium japonicum yang bersimbiosis secara mutualis dengan kedelai. Pada tanah yang telah mengandung bakteri ini, bintil akar mulai terbentuk sekitar 15 – 20 hari setelah tanam. Bakteri bintil akar dapat mengikat nitrogen langsung dari udara dalam bentuk gas N2 (nitrogen) yang kemudian dapat digunakan oleh kedelai setelah dioksidasi menjadi nitrat (NO3+).



Batang
Kedelai berbatang memiliki tinggi 30–100 cm. Batang dapat membentuk 3 – 6 cabang, tetapi bila jarak antar tanaman rapat, cabang menjadi berkurang, atau tidak bercabang sama sekali. Tipe pertumbuhan batang dapat dibedakan menjadi terbatas (determinate), tidak terbatas (indeterminate), dan setengah terbatas (semi-indeterminate). Tipe terbatas memiliki ciri khas berbunga serentak dan mengakhiri pertumbuhan meninggi. Tanaman pendek sampai sedang, ujung batang hampir sama besar dengan batang bagian tengah, daun teratas sama besar dengan daun batang tengah. Tipe tidak terbatas memiliki ciri berbunga secara bertahap dari bawah ke atas dan tumbuhan terus tumbuh. Tanaman berpostur sedang sampai tinggi, ujung batang lebih kecil dari bagian tengah. Tipe setengah terbatas memiliki karakteristik antara kedua tipe lainnya.
Bunga
Bunga kedelai termasuk bunga sempurna yaitu setiap bunga mempunyai alat jantan dan alat betina. Penyerbukan terjadi pada saat mahkota bunga masih menutup sehingga kemungkinan kawin silang alami amat kecil. Bunga terletak pada ruas-ruas batang, berwarna ungu atau putih. Tidak semua bunga dapat menjadi polong walaupun telah terjadi penyerbukan secara sempurna. Sekitar 60% bunga rontok sebelum membentuk polong.
Buah
Buah kedelai berbentuk polong. Setiap tanaman mampu menghasilkan 100 – 250 polong. Polong kedelai berbulu dan berwarna kuning kecoklatan atau abu-abu. Selama proses pematangan buah, polong yang mula-mula berwarna hijau akan berubah menjadi kehitaman.
Daun
Pada buku (nodus) pertama tanaman yang tumbuh dari biji terbentuk sepasang daun tunggal. Selanjutnya, pada semua buku di atasnya terbentuk daun majemuk selalu dengan tiga helai. Helai daun tunggal memiliki tangkai pendek dan daun bertiga mempunyai tangkai agak panjang. Masing-masing daun berbentuk oval, tipis, dan berwarna hijau. Permukaan daun berbulu halus (trichoma) pada kedua sisi. Tunas atau bunga akan muncul pada ketiak tangkai daun majemuk. Setelah tua, daun menguning dan gugur, mulai dari daun yang menempel di bagian bawah batang.


BAB III
PEMBAHASAN
3.1       MANFAAT KEDELAI
Kaya akan nutrisi penting. Ahli nutrisi menyarankan para vegetarian mengkonsumsi makanan berbasis kacang kedelai sebab nutrisinya, terutama protein nabati, bisa menggantikan kekosongan gizi dari alpanya makanan hewani dari daftar makanan. Kedelai mengandung sejumlah protein yang memang baik bagi tubuh sebab mudah dicerna. Kabarnya, kandungan protein ini bahkan 11 kali lebih tinggi dari susu hewani, dua kali lipat dari protein daging pun ikan, dan satu kali lipat di atas keju. Wow! Tingginya protein ini sangat bermanfaat dalam membangun sel. Untuk anak-anak misalnya, protein dibutuhkan dalam masa perkembangan. Sementara untuk lansia, protein dibutuhkan untuk melindungi sel dan membangun kembali sel yang rusak karena beberapa sebab.


Selain protein, kacang kedelai juga mengansung senyawa penting lainnya yakni lecithin. Ia merupakan satu di antara banyak komponen yang berperan dalam pembentukan beberapa aktifitas hormon antara lain tiroid, adrenalin dan juga hormon yang berperan dalam aktifitas seksual. Selain itu, zat letichin ini juga merupakan penghasil senyawa bernama choline. Tanpa choline, sistem metabolisme tubuh kita akan tersendat sebab lemak akan terkurung di dalam hati. Choline ini juga bisa menggiatkan kesehatan, memperbaharui kesehatan otak, memperkuat daya ingat, melindungi organ hati, jantung dan organ vital tubuh manusia lainnya.

Beragam Khasiat Kacang Kedelai
Dengan komposisi senyawa yang dikandungnya, sangat wajar jika kemudian khasiat kacang kedelai menjadi kompleks. Adapun khasiat tersebut antara lain: 
  1. Sebagai anti oksidan bagi manusia. Dengan mengkonsumsi olahan kacang kedelai seperti susu, tahu, tempe dan lainnya, sel-sel di dalam tubuh akan terpelihara dan terlindungi dari pengaruh buruk radikal bebas.
  2. Kacang kedelai juga terbukti mampu meningkatkan daya tahan tubuh seseorang.
  3. Kacang kedelai bisa mereduksi kadar kolesterol di dalam darah.
  4. Melenyapkan batu empedu.
  5. Melindungi dan menjaga kardiovaskuler dengan cara melarutkan sel busa yang merekat sehingga jantung bisa bekerja secara normal tanpa hambatan.
  6. Kandungan insitol di dalam kacang kedelai bisa menanggulangi penyakit diabetes. Letichin juga melindungi sel-sel yang ada pada organ pancreas sehingga ia mampu berfungsi secara baik dalam memproduksi insulin di dalam tubuh.
  7. Khasiat kacang kedelai selanjtunya adalah mengobati penyakit semacam ginjal juga impotensi.
  8. Kacang kedelai juga mengandung alfa karoten, alfa tokoteritenol, alfa tekoferol, beta tokotreinol, dan komponen senyawa lainnya yang ada di dalam letichin. Senyawa ini merupakan komponen anti-oksidan yang kabarnya bisa melawan virus HIV!
  9. Kacang kedelai mengandung asam oeleat yang cukup vital dalam pembentukan kecerdasan genetik manusia utamanya anak-anak.
  10. Kandungan zat molibenum pada leticih kacang kedelai bisa melindungi sel otak dari pengaruh buruk alkohol, narkoba, depresi dan gangguan mental lainnya. Anda tahu kan kebiasaan orang jepang mengkonsumsi sake dan bagaimana kehidupan mereka yang penuh dengan tekanan? Tapi mereka sehat dan sejahtera, rahasianya ada di kedelai ini.
  11. Khasiat kacang kedelai lainnya adalah menghaluskan kulit, membuatnya bercahaya dan segar, mengurangi potensi penuaan dini, menyuburkan rambut, pikun dan masih banyak lagi lainnya.
  12. Antioksidan, Kedelai mengandung senyawa yang disebut isoflavon, di mana bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan. Senyawa ini bertanggung jawab untuk memperbaiki sel dan mencegah kerusakan sel yang disebabkan oleh polusi, sinar matahari dan proses tubuh yang normal.
  13. Kedelai mengandung senyawa yang disebut isoflavon, di mana bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan. Senyawa ini bertanggung jawab untuk memperbaiki sel dan mencegah kerusakan sel yang disebabkan oleh polusi, sinar matahari dan proses tubuh yang normal.
  14. Mengurangi resiko penyakit jantung, protein dan isoflavon hadir dalam kedelai, membantu dalam mengurangi kolesterol LDL (kolesterol "jahat") serta penurunan kemungkinan pembekuan darah. Hal ini pada gilirannya, mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke. Penelitian menunjukkan, konsumsi susu yang mengandung 25 gram protein kedelai selama sembilan minggu mengakibatkan penurunan 5% kolesterol LDL rata-rata.
  15. Mengurangi resiko penyakit jantung, protein dan isoflavon hadir dalam kedelai, membantu dalam mengurangi kolesterol LDL (kolesterol "jahat") serta penurunan kemungkinan pembekuan darah. Hal ini pada gilirannya, mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke. Penelitian menunjukkan, konsumsi susu yang mengandung 25 gram protein kedelai selama sembilan minggu mengakibatkan penurunan 5% kolesterol LDL rata-rata.
  16. Mencegah kanker, Isoflavon bertindak sebagai agen antikanker yang melawan sel-sel kanker. Melindungi tubuh dari kanker hormon seperti itu dari rahim, payudara dan prostat.
  17. Membalikkan efek endometriosis, Kedelai membantu dalam menunda aksi estrogen alami tubuh, yang bertanggung jawab untuk mengurangi atau mencegah rasa sakit selama periode menstruasi (perdarahan berat) dan gejala lainnya pada wanita.
  18. Mencegah osteoporosis, Protein kedelai membantu dalam penyerapan yang lebih baik kalsium dalam tulang. Isoflavon yang hadir dalam makanan kedelai berfungsi untuk memperlambat kehilangan tulang dan menghambat kerusakan tulang yang pada gilirannya mencegah osteoporosis.
  19. Mengatasi gejala menopause, kandungan isoflavon pada kedelai membantu untuk mengatur estrogen. Penelitian telah menemukan bahwa isoflavon kedelai dapat mengurangi  rasa panas pada badan (hot flushes) pada wanita menopause.
  20. Memberi efek baik untuk diabetes dan sakit ginjal, Protein dan serat yang larut dalam kedelai, mengatur kadar glukosa darah dan filtrasi ginjal, dengan demikian mengendalikan diabetes dan penyakit ginjal.
  21. Menjaga berat badan, kandungan serat yang tinggi pada kedelai sebagai alat untuk manajemen (mengatur) berat badan. Ini adalah indeks glisemik rendah (GI) makanan yang mengatur gula darah dan fluktuasi insulin. Sehingga dapat membantu mengontrol rasa lapar. Hal ini akan sangat membantu Anda dalam proses penurunan berat badan.





3.2       PENGOLAHAN KEDELAI MENJADI TAHU DAN TEMPE
 - Untuk pembuatan yempe, proses pengolahannya adalah sebagai berikut:
Cara sederhana adalah cara pembuatan tempe yang biasa dilakukan oleh para pengrajin tempe di Indonesia. Kedelai setelah dilakukan sortasi (untuk memilih kedelai yang baik dan bersih) dicuci sampai bersih, kemudian direbus yang waktu perebusannya berbeda-beda tergantung dari banyaknya kedelai dan biasanya berkisar antara 60-90 menit.
Kedelai yang telah direbus tadi kemudian direndam semalam. Setelah perendaman, kulit kedelai dikupas dan dicuci sampai bersih. Untuk tahap selanjutnya kedelai dapat direbus atau dikukus lagi selama 45-60 menit, tetapi pada umumnya perebusan yang kedua ini jarang dilakukan oleh para pengrajin tempe. Kedelai setelah didinginkan dan ditiriskan diberi laru tempe, dicampur rata kemudian dibungkus dan dilakukan pemeraman selama 36-48 jam.
- Untuk pembuatan tahu, proses pengolahannya adalah sebagai berikut:
Kedelai yang tersedia dicuci hingga bersih. Lalu kedelai yang sudah bersih tersebut direndam dalam air selama ± 2-3 jam.  Setelah itu kedelai yang ada siap digiling. Se
telah digiling kedelai yang sudah halus tersebut kita masukkan dalam bak-bak untuk selanjutnya diuapi. Setelah diuapi selama ± 10 menit kemudian selanjutnya dipindahkan ke kain penyaring dan dibutuhkan waktu ± 10 menit agar sari kedelai dapat terpisah dari ampasnya. Untuk mempermudah proses terpisahnya sari kedelai dari ampasnya maka ditambahkan air sambil terus diaduk-aduk. Ampas tahu akan tetap bertahan dalam kain sementara sari dari kedelai akan jatuh kedalam bak yang sudah disiapkan dibawahnya. Ampas tahu yang tertahan pada kain lalu dibuang, sedangkan sari tahu dalam bak akan diolah lebih lanjut untuk menjadi tahu. Sari tahu yang ada dalam bak kemudian akan ditambahkan biang/bibit (air tahu) secara terus menerus sambil terus diaduk untuk memisahkan sari kedelai dari air biasa. Penambahan biang/bibit (air tahu) bertujuan agar sari kedelai dalam bak dapat mengendap dengan baik. Proses inipun memakan waktu ± 20 menit sampai air akan terpisah dari sarinya. Setelah itu air biasa tersebut akan disedot hingga terpisah dari sari kedelai. Air ini tidak selanjutnya dibuang, melainkan digunakan untuk menjadi biang/bibit (air tahu) pada proses diatas. Setelah yang tersisa dalam bak hanyalah sari kedelai, maka sari-sari tersebut akan diangkat dengan menggunakan penyaringan untuk seterusnya dimasukkan ke cetakan tahu.
 Gambar
3.3       PENGARUH KENAIKAN HARGA KEDELAI TERHADAP EKONOMI PENGUSAHA TAHU DAN TEMPE
                        Kenaikan harga kedelai yang mencapai 50% bahkan lebih, yaitu yang mulanya ada di kisaran Rp. 4000 menjadi Rp. 9000 Menyebabkan berbagai macam reaksi. Mulai dari pengusaha tahu dan tempe sampai ke konsumen tahu dan tempe.
Naiknya harga kedelai sangat berimbas pada turunnya jumlah produksi kedelai dan juga menurunnya jumlah olahan kedelai yang beredar di pasaran. Bahkan ada beberapa pengusaha tahu dan tempe yang gulung tikar akibat harga kedelai yang terus melonjak.
Namun ada beberapa pengusaha tahu dan tempe yang tetap melanjutkan kegiatan usahanya dengan cara mengurangi jumlah yang diproduksi atau juga dengan memutuskan untuk menaikan harga di pasaran akan mereka masih dapat memperoleh keuntungan.
Olahan kedelai yang diantaranya berupa tahu dan tempe merupakan jenis makanan yang sangat diminati di indonesia mulai dari kalangan bawah sampai kalangan atas karena harganya yang terjangkau dan juga rasanya yang enak dan cocok bagi lidah orang indonesia.









BAB IV
PENUTUP

SIMPULAN
Kedelai memiliki berbagai macam manfaat dan khasiat yang baik dan sangat berguna bagi kesehatan. Proses pengolahan kedelai menjadi tahu dan tempe dimulai dari awal pencucian sampai pencetakan menjadi tempe atau tahu merupakan proses yang panjang. Naiknya harga kedelai berimbas pada turunnya jumlah produksi kedelai dan juga menurunnya jumlah olahan kedelai yang beredar di pasaran. Bahkan ada beberapa pengusaha tahu dan tempe yang gulung tikar akibat harga kedelai yang terus melonjak.
SARAN
            Bisa melakukan pengurangan jumlah produksi kedelai tanpa harus melakukan gulung tikar atau juga bisa menaikan harga jual dari tahu dan tempe itu sendiri agar tetap memperoleh keuntungan.

Sumber: 
http://id.wikipedia.org/wiki/kedelai
http://tentangkacang.blogspot.com
http://www.caramembuattempe.com
http://kokbisaernityas.blogspot.com